Senin, 14 Januari 2013

BI Larang Bank Berikan KTA untuk Biaya DP Kredit

 Dalam menjaga prinsip kehatian-hatian tetap berjalan di industri perbankan, Bank Indonesia melarang bank memberikan KTA untuk membiayai DP kredit.
(sumber : infobanknews.com)
Jakarta–Bank Indonesia (BI) akan terus mengawasi praktik pemberian kredit tanpa agunan (KTA) secara ritel, dalam artian digunakan untuk mendanai kredit lainnya, seperti untuk uang muka KPR (kredit pemilikan rumah).
“Kita pastikan dengan periksa ke banknya. Kita kan bisa periksa. Kita akan berikan surat bahwa bank tidak boleh melakukan itu,” ujar Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah, kepada wartawan di Kompleks Gedung BI, Jakarta, Jumat, 31 Agustus 2012.
Hal tersebut erat kaitannya dengan proses penyaluran kredit, yang harus menerapkan prinsip kehati-hatian (prudential) dalam menjaga keberlangsungan bisnisnya.
Selain itu, larangan tersebut juga sebagai salah satu upaya kebijakan makroprudential yang diambil BI dalam mengatasi defisit transaksi berjalan, melalui pengelolaan pertumbuhan kredit dengan memperkuat implementasi loan to value (LTV). Bank sentral juga berencana menerapkan aturan LTV bagi perbankan syariah.
Seperti diketahui, BI mematok LTV (batas pemberian pinjaman dari nilai aset) maksimal 70% untuk KPR berluas bangunan di atas 70 m2, dan kredit kendaraan bermotor (KKB) roda empat . Demikian, calon nasabah harus menyisihkan dana pribadi dalam bentuk uang muka minimal 30%.
“Itu kan tidak perlu diatur dong, bankir tahu bahwa aturan Down Payment (uang muka) atau pembiayaan sendiri itu adalah bagian dari prosedur pemberian kredit yang sehat. Kalau semuanya tidak disediakan oleh nasabah kan berarti tidak mengikuti aturan-aturan yang sehat itu,” terang Halim.
Namun, lanjutnya, bank sentral bisa mengatur dalam aturan atau menggunakan surat edaran agar bank tidak memberikan KTA untuk membiayai uang muka kredit. Sehingga setiap bank harus mengikuti prosedur dalam pemberian kredit yang sehat.
“Kalau mereka tidak ikuti aturan ya tentu ada sanksinya. Ini untuk berlaku semua (perbankan),” tutupnya.
INFO PENTING.....!!!!!
APABILA ANDA MENGALAMI KENDALA DAN BERMASALAH DENGAN PERBANKAN KHUSUSNYA TAGIHAN KARTU KREDIT DAN KTA........
SEGERA HUBUNGI !!!!!!!
  1. Andy Kurniawan,SH (Managing Direktur Mediasi Pratama)
    telp : 0812 3237 8800 / 0857 3311 1988
    pin bb 21567e37
     Putri (Manager Operasional) telp. 031-91448788 
  2. MEDIASI PRATAMA
    Kompleks Ruko Surya Inti Permata Blok F 6-7 lantai 3
    Jl. Jemur Andayani Kav 50, Surabaya.

    Demikian sekilas info, mudah-mudahan bermanfaat. Salam

1 komentar:

  1. KABAR BAIK!!!

    Nama saya Aris. Saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati karena ada penipuan di mana-mana. Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial, dan putus asa, saya telah penipuan oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan menggunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 Juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dengan tingkat bunga hanya 2%.

    Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya diterapkan untuk dikirim langsung ke rekening saya tanpa penundaan. Karena saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman apapun, silahkan menghubungi dia melalui email: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dan oleh kasih karunia Allah dia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda mematuhi perintahnya.

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: ladymia383@gmail.com dan kehilangan Sety saya diperkenalkan dan diberitahu tentang Ibu Cynthia Dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Cynthia Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya: arissetymin@gmail.com sekarang, semua yang akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya yang saya kirim langsung ke rekening bulanan.

    BalasHapus